Archive

Archive for the ‘Tutorial’ Category

Instalasi dan Setting Norman Corporate Update Server dan Client

June 21, 2009 3 comments

Instalasi dan Setting Norman Corporate Update Server dan Client

By Aggie

Kenapa menginstall update server? Dengan update server kita dapat mengurangi penggunanaan bandwidth untuk update Antivirus di komputer client dengan hanya melakukan satu update yaitu di komputer yang berperan sebagai server kemudian didistribusikan kepada komputer-komputer lain yang terinstall Antivirus.

Keuntungan lainnya kita hanya cukup melakukan setting satu kali yang kemudian menjadi setting default dari semua instalasi client yang tentunya akan menghemat waktu dan juga dengan system update yang dilakukan di lingkungan lokal akan meningkatkan keamanan komputer dari virus yang sistemnya akan terus ter-update walau dalam system ter-Deep Freeze sekalipun, karena antivirus akan lansung meng-update dari komputer server lokal yang kemungkinan updatenya lebih tinggi karena hanya komputer server itu saja yang memafaatkan sumber daya internet untuk mendowload update.

Proses Instalasi:

Terlebih dahulu siapkan sebuah komputer (yang terhubung ke internet untuk proses update) yang berperan sebagai server serta master instalasi Norman Virus Control Corporrate Edition.

Instalasi Norman update Server

  1. Jalankan (double klik) file setup instalasi dan tunggu hingga proses di mulai, lanjutkan proses hingga tiba di pemillihan komponen software yang akan di install.
  2. Pada pemilihan komponen yang akan di install beri tanda centang pada seluruh komponen yang ada, kemudian lanjutkan proses.
  3. Selanjutnya Pilih direktori instalasi lalu klik next, kemudian pada permintaan cek update sebaiknya jangan beri tanda centang ‘yes, automatically check for… ’ agar aplikasi tidak mendownload update saat instalasi yang dapat menyebabkan proses instalasi menjadi sangat lama. Selanjutnya lanjutkan proses instalasi hingga selesai.
  4. Jika instalasi telah sukses akan tampil logo “N” yang terletak di systray dekstop (di sudut kanan bawah di samping jam).

Setting Komponen Update Server

  1. Klik kanan pada icon Norman yang terletak di systray kemudian klik pada “Configuration Editor”, yang akan menapilkan jendela konfigurasi Norman.
  2. Pada bagian “Authentication key for instalastion / update” masukan authentication key yang valid kemudian klik tombol save untuk menyimpan.
  3. Selanjutnya lakukan pengaturan komponen-komponen yang akan di cek untuk update. Caranya, buka windows explorer kemudian buka directory instalasi norman (ex: c:\program files\Norman). Kemudian buka folder “Npm\bin” lalu jalankan file NIUCF.exe.
  4. Pada jendela konfigurasi yang tampil centang semua komponen kecuali “NVC For terminal server” dan “Norman Personal Firewall”, yang terletak di tab “product-Attended mode” dan “product-unattended mode”. Jika sudah, buka tab language kemudian pilih ‘english’. Selanjutnya pada tab platform beri tanda centang pada system operasi yang di gunakan oleh komputer-komputer client kemudian klik save untuk menyimpan setting dan klik close untuk menutup jendela.

Konfigurasi Update

  1. Klik kanan pada icon norman yang terletak di systray kemudian  pilih “configuration editor”.
  2. Pada tab “Lan/Wan” pilih opsi “Never (update form CD or Internet)” yang akan mengatur antivirus agar hanya melakukan update melalui cd atau internet.
  3. Kemudian pada tab internet, pilih opsi “On direct connection at specified…” untuk menyeting antivirus untuk melakukan update pada saat tertentun, kemudian klik tombol “specify..” untuk mengatur waktu update. Jika koneksi internet menggunakan proxy centang pilihan “use a proxy server” kemudian isikan data proxy yang digunakan.
  4. Jika sudah klik tombol save untuk memproses kemudian close untuk menutup jendela.

Konfigurasi Setting Distribusi Client

  1. Buka windows explorer kemudian buka direktori instalasi Norman anti virus lalu buka folder “npm/bin” lalu jalankan Ndesk.exe. kemudian anda akan diminta memasukan range IP yang akan digunakan oleh komputer – komputer client. Klik tombol add untuk menambah, remove untuk menghapus.
  2. Selanjutnya buka tab “configuration”, kemudian klik tanda “+” yang terletak di samping icon folder “config” kemudian double klik pada file “default”, selanjutnya pada jendela konfigurasi yang muncul buka tab “lan/wan”. Pada bagian “where to look for update on the LAN/WAN”, di bagian “Network Type” pilih “windows NT/2000/XP”, selanjutnya pada “Distribution Server Name” isikan alamat IP komputer tersebut (yang berperan sebagai server) kemudian pada “Share Name“  isikan saja nama folder instalasi norman yang nanti akan menjadi path sharing-an yang akan diakses oleh client untuk melakukan update (ex: Norman).
  3. Selanjutnya klik “logon credential”, isikan username dan password untuk mengakses komputer server, atau ciptakan satu user baru untuk digunakan sebagai akses data update anti virus, kemudian pada “domain or server name” isikan alamat ip dari komputer yang di jadikan server. Pada tab install beri tanda centang pada “update distribution server..” jika dibutuhkan proxy isi kan data server proxy setelah mencentang opsi “use a proxy server”.
  4. Selanjutnya pada kolom kiri, pada folder “Norman Program Manager”, klik pada module “components” pada tab install buang tanda centang pada opsi “internet update”.
  5. Jika sudah klik tombol save kemudian close untuk menutup jendela.

Membuat Distribusi Untuk Client

  1. Buka windows explorer, kemudian buka directory instalasi norman, kemudian buka folder “NPM/Bin“ lalu jalankan selfxwiz.exe.
  2. Setelah muncul tekan tombol next, kemudian masukan authentication key lengkap dengan tanda hypen (“-”) nya. Kemudian tekan next.
  3. Selanjutnya isi kan directory tempat instalasi norman akan terinstal di komputer client nanti, kemudian tekan next.
  4. Selanjutnya pada update path ubah kata “server” menjadi alamat ip komputer yang di jadikan server kemudian next.
  5. Lalu masukan username dan password yang dibutuhkan untuk mengakses sharingan di komputer Server (ex: username : 172.88.1.61\norman). Kemudian tekan next.
  6. berikutnya pilih path dimana exe instalasi client akan disimpan kemudian klik finish.
  7. Langkah Selanjutnya share folder instalasi Norman yang ada di komputer server dan beri nama sharingan dengan nama Norman (disinilah nantinya client akan mengambil file-file update). Dan juga jangan  lupa sharing file master instalasi client yang baru saja dibuat.
  8. Kemudian pada komputer client (pastikan deep freeze telah terbuka), buka sharingan file master instalasi client kemudian jalankan file tersebut, selanjutnya tunggu 5 sampai 10 menit. Jika berhasil akan tampil icon Norman di systray komputer client.
  9. Terakhir, restart komputer dan tunggu hingga norman antivirus ter-instal sempurna.
Advertisements

Optimasi Windows Xp

February 18, 2009 2 comments

win_xp_pro1 Setelah beberapa catatan hilang dan ternyata sekarang dibutuhkan lagi :P, kepaksa deh…di inget2 dan didocumentasikan biar g lupa lagi. Mengoptimalkan Windows Xp terutama buat anak2 dikantor yang ud pada request dari jauh2 hari kekeke…

Untuk mempercepat waktu show Delay

1. Start>Run
2. ‘Regedit’>OK
3. ‘HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\’
4. Sorot ‘ MenuShowDelay’
5. Klik kanan dan pilih modify
6. Ubah value menjadi ‘0’, Klik ‘OK’

Read more…

Melihat kapasitas disk di linux

February 10, 2009 3 comments

Bingung..ud beberapa hari ini searching2 di mbah google cari tutorial buat liat kapasistas ma cara nambah Harddisk baru pada sistem operasi linux CentOS  Maklum baru belajar but server ecek2 buat FTP Local..akhiranya dapet juga diblognya mas Kusprayitna..jadi masih berpegang dengan petuah orang bijak disana 😀 ikatlah ilmu dengan mencatatnya, biar g lupa ya di postingin di blog sini :d maap ya mas sebelumnya :d

Dengan menggunakan terminal  karena Sekarang masalahnya server uda dicabut monitornya, keyboard juga. Tinggal kabel power sama LAN untuk network (namanya juga server, harus minimalis).  Langsung aja buka putty atau ssh client lain (aku pake putty), untuk melihat kapasitas harddisk di linux cukuplah mudah, login dulu kemudian ketikan perihtah df, contohnya yaitu :

# df

Filesystem           1K-blocks      Used Available Use% Mounted on

/dev/mapper/VolGroup00-LogVol00

                      33581852  29947548   1900880  95% /

/dev/sda1               101086     16214     79653  17% /boot

tmpfs                   257696         0    257696   0% /dev/shm
Daftar diatas menampilkan semua drive yang di mounting dengan ukuran 1K blok.
Untuk mempermudah pembacaan dapat digunakan perintah sebagai berikut :
# df -h
Filesystem            Size  Used Avail Use% Mounted on

/dev/mapper/VolGroup00-LogVol00
                       33G   29G  1.8G  95% /
/dev/sda1              99M   16M   78M  17% /boot
tmpfs                 252M     0  252M   0% /dev/shm
Dengan menggunakan opsi -h dapat dilihat besarnya ukuran ditampilkan dalam satuan Mega ataupun Giga sehingga lebih mudah dibaca
Postingan Lebih Lengkap bisa diklik disini
nb : Laporan Tentang FTP nyusul ntar ya 😀

Optimasi Windows Vista

December 20, 2008 2 comments

Setelah beberapa kali Searching² di oom Google…ketemu juga akhirnya beberapa tips buat optimasi win vista…

1. Matikan [Windows Search Indexing]
Search indexing windows Vista secara konstan memeriksa file -file yang ada pada sistem. Ini cukup berguna untuk fungsi pencarian, tapi dapat menimbulkan dampak cukup signifikan pada performa. Untuk mematikan indexing: Klik [Start] kemudian [Computer] – Klik kanan pada drive [C:] – Pada tab [General], kosongkan pilihan [Index this drive for faster searching]. Pada dialog box yang muncul, pilih untuk menyertakan perubahan pada subfolder dan file. Lakukan hal sama ada drive lain jika memiliki lebih dari 1 partisi/harddrive.

2. Matikan [Remote Differential Compression]
Remote Differential Compression mengukur perubahan file pada jaringan agar dapat mengirimkan file tersebut dengan bandwith seminimal mungkin tanpa harus mengirimkan keseluruhan file yang telah diterima/dikirimkan sebelumnya. Hal yang cukup berguna sebenarnya, tetapi dengan melakukan pengecekan konstan terhadap perubahan file, layanan ini dapat menganggu performa sistem. Untuk mematikan layanan ini: Buka [Control Panel] – Pindah ke tampilan [Classic View]
Pilih [Program Features] – Pilih [Turn Windows features on and off] – Scroll ke bawah dan kosongkan pilihan [Remote Differential Compression].
Read more…